Memberi dan Menginspirasi

Selasa, 27 Februari 2018

Sederet Keindahan Banda Neira, Tempat Wisata yang Tiada Habis di Kepulauan Banda



Sumber: travelingizzy.com
Ada banyak tempat indah di Indonesia yang mungkin belum terjamah wisatawan. Berbeda dengan Banda Neira, meskipun untuk mencapainya dibutuhkan ketelitian ekstra, bukan hanya kepuasan menikmati alam yang didapat dari sana. Menapak ke Banda Neira, bisa dicapai dengan memesan tiket Citilink dari Jakarta ke Ambon lalu dilanjutkan dengan penerbangan yang belum memiliki jadwal tetap karena alasan teknis dan situasi cuaca. Apabila menumpang kapal Pelni, dari Ambon menuju Banda Neira ditempuh selama 12-13 jam yang panjang. Apakah sepadan lamanya perjalanan dengan indahnya destinasi yang ada di Banda Neira? Tentu!
Ke Banda Neira Artinya Mendaki Gunung Api Banda
Sumber: indonesiatravelingguide.com
Pada bulan April tahun 2017, Gunung Api Banda mencapai level waspada hingga aktivitas penduduk wajib menyingkir dalam radius 1 kilometer dari puncaknya. Letusan terakhirnya sendiri terjadi pada bulan Mei tahun 1988, menghasilkan kolom abu dengan ketinggian 3-5 kilometer. Saat level waspada, kamu memang tidak boleh mendaki gunung api ini. Tapi saat aman, tidak ada salahnya menyeberang ke pulau tempat Gunung Api Banda berada dengan perahu kecil bermuatan 3-4 orang sesaat setelah waktu subuh. Inilah waktu terbaik mendaki Gunung Api Banda untuk melihat pemandangan Banda Neira yang luar biasa cantiknya.
Jejak Portugis di Benteng Belgica

Sumber: wikipedia.com
Banda Neira memang merupakan kota warisan dari penjajahan Portugis dan Belanda. Kota ini menghasilkan beberapa rempah penting yang berharga jaman lampau. Oleh karena itu kota ini memerlukan benteng untuk menyimpan senjata sekaligus sebagai penjara. Nama benteng ini pernah berganti dua kali sebelum akhirnya ditetapkan menjadi Benteng Belgica. Ada menara pandang di setiap sisi benteng untuk melihat kepulauan Banda dengan lega. Bangunan yang berdiri sejak 400 tahun lalu masih berdiri kokoh di Banda Neira.
Lava Flow, Dive Spot Terbaik di Banda Neira

Sumber: twitter.com @malukusatudar4h
Tidak hanya kaya dengan rempah, Banda Neira juga memiliki surga bawah laut dengan terumbu karang yang indah. Salah satu spot terbaiknya ada di Lava Flow yang sudah dikenal para penyelam internasional untuk menikmati pesona bawah lautnya. Tidak bisa berenang dan takut menginjak terumbu karang, ada baiknya kamu cukup snorkeling dan berenang di permukaan saja.
Objek Wisata Sejarah di Banda Neira
Di sini kamu bisa menemukan rumah pengasingan Bung Hatta. Ada juga rumah pengasingan Sharir St, Iwakusuma Sumantri dan dr Cipto Mangunkusumo yang membuatmu harus belajar kembali tentang sejarah di tanah buangan Banda Neira untuk memahami kenapa mereka sampai diasingkan di sini. Selain itu, kamu juga bisa mempelajari peninggalan jaman kolonial di Museum yang bernama Rumah Budaya Banda Neira.

Sumber: nationalgeographic.co.id (Uwi Hadjid)
Kamu juga bisa menjumpai miniatur istana negara yang disebut Istana Mini, sebuah bangunan tempat tinggal gubernur VOC pada masa penjajahan di Banda Neira. Walaupun mini, bangunan ini satu-satunya yang berukuran besar di kawasan ini, lengkap dengan 'halaman' pantai dan pemandangan Pulau Banda Besar di kejauhan.

Kapan Waktu Terbaik Traveling ke Banda Neira?
Dengan kekayaan sejarah dan keindahan alamnya, daya pikat Kepulauan yang termasuk dalam wilayah administrasi Maluku Tengah ini memerlukan strategi khusus untuk dapat menikmati secara penuh. Tipsnya adalah ketahui dulu kondisi cuaca yang sedang terjadi di Banda. Cari tahu juga acara apa yang sedang dan akan dilangsungkan di sini sehingga liburanmu semakin sempurna karena dapat terlibat agenda warga setempatnya.
Sumber: instagram.com @fede_lena
Untuk yang menyukai acara festival warga, waktu terbaiknya adalah bulan November. Bagi yang menyukai daya tarik alam Banda Neira, agendakan waktumu di akhir September hingga pertengahan Desember. Hindari berkunjung pada bulan Maret, April dan Mei, karena cuaca cenderung buruk sehingga tidak banyak moda transportasi yang bisa membawamu ke Banda Neira.
Yup, meski tersembunyi di Maluku Tengah sana, Banda Neira tidak pernah habis pesona wisata nya bukan?
0

Minggu, 25 Februari 2018

Peluang Karir Sarjana Hukum

 
Kuliah di jurusan ilmu hukum sama sekali bukan minat saya, sepertinya seperti terjebak pada situasi yang sangat tidak menyenangkan. saat itu hanya ada dua pilihan, lanjutin kuliah atau berhenti, karena untuk pindah jurusan sangat tidak mungkin setelah banyak biaya yang keluar. Walaupun susah payah dan harus prihatin karena tidak ada biaya, akhirnya lulus juga dan berhasil diwisuda dengan IPK standar, masih di atas 3. Ternyata banyak diantara teman-teman saya yang seangkatan kena Drop out, saya juga kurang mengerti penyebabnya, saat itu saya sudah lulus dan jarang sekali ke kampus. Dengar-dengar katanya ada peraturan baru, teman-teman mungkin pada santai saat skripsi Karena tenggang waktu sampai semester 14, eh ternyata diberlakukan peraturan baru, entahlah saya juga kurang tertarik untuk mencari tahu peraturan baru itu, yang jelas angkatan saya banyak yang tidak lulus, beruntung sekali saya cepat-cepat menyelesaikan skripsi dan lulus pada tahun ke 4. Saya sih pertimbangannya biaya, semakin lama kuliah, semakin banyak biaya yang harus keluar.
Setelah lulus saya lama menganggur dan menjadi ibu rumah tangga. Ucapan-ucapan dari tetangga pun berdatangan, sarjana kok nganggur, walau pun tidak sepenuhnya nganggur, saya nulis buku, artikel dan bisa dapat uang dari rumah, tapi tetangga kan nggak tahu lha wong saya kerjanya saat anak-anak sudah tertidur lelap. Jadi gelar SH itu bagi sebagian masyarakat menyebutnya Susah hirup alias madesu masa depan suram. Saya hanya menanggapi dengan senyuman, orang yang nyinyir tidak usah ditanggapi.
Ya elah jadi curhat, peluang karir Sarjana Hukum sebenarnya banyak, ini penting untuk yang kuliah jurusan ilmu hukum. Agar bisa menentukan mau jadi apa kedepannya.
1.        PNS. Banyak kementerian yang membuka peluang untuk Sarjana Hukum, jenjang karirnya pun jelas menjadi legal draftar, atau perancang perundang-undangan, analis produk hokum dan bisa berkarir di structural.
2.        Hakim. Jelaslah menjadi hakim syarat utamanya berlatar belakang pendidikan Sarjana hokum.
3.        Notaris.
4.        Jaksa.
5.        Pengacara
6.        Dosen
7.        Diplomat
8.        Konsultan hokum
9.        Polisi
10.     Birokrat
11.     Entrepreneur.


0

Sabtu, 24 Februari 2018

Tradisi Nadran Di Awal dan Penghujung Ramadhan


Bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah, bahkan dipemakaman yang tadinya sunyi menjelang ramadhan dan dipenghujung ramadhan selalu penuh dengan orang yang hendak berziarah. Hal ini tentu saja membawa berkah dan rizki bagi penjaga dan pembersih makam.
            Ziarah kubur atau kata orang sunda nadran atau nyekar memang sudah menjadi tradisi bagi  masyarakat sunda. Kegiatan ini menjadi karakteristik masyarakat sunda yang tetap menghormati orang yang sudah terlebih dahulu menghadap Allah SWT.  
Seperti  dikutip pada laman liputan6.com bahwa menjelang datangnya Bulan Ramadan 1434 H sejumlah peamkaman umum di Garut ramai dikunjungi peziarah.  Pada umunya mereka datang untuk berziarah kepada orang tua atau sanak saudara atau guru / ustad yang sudah meninggal.
Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang menziarahi kuburan kedua orang tuanya atau salah satu dari keduanya setiap hari Jum’at, niscaya akan diampuni baginya dan dicatat sebagai bakti (kepada keduanya).” (HR. Imam At-Thabrani di dalam Al-Mu’jam Al-Ausath VI/175 no.6114, dan diriwayatkan pula oleh Imam As-Suyuthi di dalam kitab Al-La’ali’ Al-Mashnu’ah Fi Al-Ahadits Al-Maudhu’ah II/440 no.2526).
Ziarah  kubur merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW.  Hokum ini berlaku setelah  ada kaidah dalam aqidah islam. Pada awalnya ziarah memang diharamkan karena khawatir pengaruh jahhiliyah bangsa Arab untuk menyembah kuburan.
Rasulullah Saw. berkata : Dahulu saya mencegah dari ziarah kubur Maka sekarang ziarahlah, Maka sesungguhnya ziarah itu mengingatkan kita pada kematian.” (HR Muslim). Ziarah kubur merupakan salah satu ibadah yang mempunyai hikmah, keutamaan dan manfaat bagi orang yang berziarah maupun orang meninggal yang diziarahi. Di antara hikmah disyariatkannya ziarah kubur sebagaimana disebutkan di dalam hadits-hadits yang shohih ialah:

1) Untuk mengucapkan salam dan mendoakan kebaikan serta memohon ampunan kepada Allah bagi orang-orang mati dari kaum muslimin, agar mereka dibebaskan dari siksa kubur, dan diberi nikmat di dalam kubur.

2) Untuk mengingat kematian dan kehidupan akhirat, sehingga tidak terlena dengan gemerlapnya kehidupan dunia.

3) Dalam rangka melunakkan hati yang keras dan sombong;

4) Ziarah kubur dapat melembutkan hati, membuat air mata menetes, mengambil pelajaran, dan membuat zuhud terhadap dunia
Amalan lainnya yang boleh dilakukan adalah membaca bacaan Al- Qur’an, misalnya membaca surah Al-Fatihah, Al Ikhlas, surah Yaa-Siin, atau surat yang lainnya. Mengenai membaca Al-Qur’an, Istighfar tahlil, dan dzikir, ada perdebatan dikalangan Ulama terdahulu. Namun demikian yakinlah pada pendapat Ulama yang membolehkan dan bahwa bacaan kita akan sampai kepada ahli kubur.

 Murid  Ibnu Taimiyah, Ibnu Qayyim al-Jauziyah mengatakan :”Sesuatu yang paling utama dihadiahkan kepada mayyit adalah sedekah, istighfar, berdoa untuknya dan berhaji atas nama dia. Adapun membaca al-qur’an dan menghadiahkan pahalanya kepada mayyit secara sukarela dan tanpa imbalan, maka akan sampai kepadanya sebagaimana pahala puasa dan haji juga sampai kepadanya (Yasaaluunaka fiddin wal hayat jilid I/h.442)
Tradisi berziarah di antara orang-orang mulia itu dilanjutkan oleh para ulama besar berikutnya. Imam Syafii, misalnya, sering berziarah ke makam Abu Hanifah di Mekkah..Setiap kali Imam Syafii berziarah ke makam Abu Hanifah, ia berdoa di depan makam itu dan bertawasul kepada Allah swt dengan perantaraan Abu Hanifah untuk memenuhi hajat-hajatnya. Imam Syafii meniru Rasulullah saw ketika berdoa di depan kuburan para nabi atas perintah Jibril as.
Perintah ziarah kubur ditujukan baik bagi lelaki maupun perempuan. Bila ziarah kubur itu memiliki pahala dan keutamaan yang amat besar, maka melarang perempuan untuk berziarah akan menyebabkan mereka kehilangan amal salih dan syafaat Rasulullah saw.
Ziarah  kubur adalah sunnah Nabi dan disyariatkan dalam Islam bagi siapa saja, laki-laki maupun perempuan. Mengenai waktunya memang tidak ada batasan waktunya kapan kita boleh berziarah. Dan tidak ada larangan pula kita berziarah kubur sebelum Ramadhan atau sesudah Ramadhan. Selagi   ada kesempatan untuk berziarah kubur di bulan Ramadan, maka berziarahlah. Mungkin tahun depan kita yang akan diziarahi oleh sanak keluarga yang masih mengenang kita. ( Yati Nurhayati )
0