Memberi dan Menginspirasi

Senin, 14 Januari 2013

Menyoal Penambahan Jam Pelajaran


Didalam Pikiran Rakyat (20/11), disebutkan bahwa perubahan kurikulum pendidikan tahun 2013 akan dikuti dengan penambahan jam pelajaran.  Hal ini disambut baik dari berbagai pihak, walaupun pro dan kontra pasti ada. Dalam perubahan kurikulum ini yang harus juga diperhatikan adalah kompetensi guru, jika guru mampu memberikan suasana nyaman, dan mampu memberikan pelajaran dengan menyenangkan, tidak monoton, akan membuat siswa merasa enjoy  dengan hari-harinya dikelas. 
Saat ini  jumlah jam pelajaran di jenjang SD sekitar 28-32 jam perminggu. Jika ditambah 4 jam perminggu, tidak akan memberatkan peserta didik. Yang perlu diperhatikan adalah mengalokasikan waktu, karena setiap orang memiliki waktu paling prima, biasanya berbeda-beda, namun karena ini untuk siswa satu kelas ambillah waktu paling prima siswa yaitu di waktu pagi, ketika otak masih fresh tenaga masih full, maka berikanlah pelajaran-pelajaran yang memerlukan konsentrasi tinggi dan focus yang menjadi prioritas. Sedangkan waktu siang hari, sesudah istirahat  dimana stamina sudah turun berikanlah pelajaran-pelajaran yang ringan dan menyenangkan bagi siswa, dan tidak ada salahnya dibarengi dengan games/ permainan yang disukai anak.
Dengan mengalokasikan waktu prima seperti diatas diharapkan anak  mampu menyerap materi pelajaran dengan baik.  Hal memenej waktu ini sangat penting, seperti yang dijelaskan dalam buku 10 kebiasaan muslim yang sukses karangan Dr. Ibrahim bin Hamd, dikatakan waktu itu ada dua macam, waktu yang bisa di menej atau diatur dan waktu yang sulit dimenej atau diatur. Waktu yang bisa dimenej atau diatur terbagi menjadi dua, yaitu waktu dimana kita berada pada puncak stamina dan semangat, seperti pada jam-jam pertama waktu kerja. Dan waktu dimana kita berada pada stamina dan semangat yang rendah, seperti pada saat akhir jam kerja.
Kurikulum  baru dan penambahan jam pelajaran harus dibarengi dengan kompetensi guru, jangan sampai anak merasa bosan dan tidak betah berlama-lama dikelas. Hal ini banyak terjadi di SDIT dan SMPIT yang kurang memperhatikan kualitas guru, mereka menerapkan system fullday tapi tidak dibarengi dengan kualitas guru yang kompeten.
Masih menyangkut masalah penambahan jam pelajaran, secara otomatis guru bertambah jam mengajarnya.  Saat ini jam mengajar / kerja guru termasuk sedikit, terutama bagi guru kelas 1-3 yang masuk jam 7 pagi keluar jam 9.30, jam 10 pagi ia sudah bisa berkumpul bersama keluarga. Hal ini menjadi pemicu kecemburuan social dimasyarakat, baik bagi PNS lainnya, yang masuk kerja jam 8 pulang jam 16.00. atau bagi pekerja non PNS. Jika dibandingkan dengan gaji guru yang setiap tahun ada peningkatan, dan ada sertifikasi, jelas ini menjadi pemicu kecemburuan social.
seharusnya  disekolah-sekolah diterapkan bahwa guru yang selesai mengajar dikelas, tidak diperbolehkan pulang sebelum jam pelajaran selesai. Contohlah seperti SDIT, SMP IT ataupun Tk IT, mereka menerapkan hal itu, guru yang selesai mengajar harus mempersiapkan untuk pelajaran besok hari. Untuk mengisi waktu luangnya guru juga bisa membaca di ruang perpustakaan, atau berdiskusi sesama guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran maupun kualitas anak didik. Karena kalau sudah dirumah, terkadang tidak ada waktu untuk mempersiapkan materi pelajaran, dengan alasan banyak pekerjaan rumah tangga, apalagi jika guru tersebut seorang ibu rumah tangga juga. Jarang ada waktu untuk membaca atau berdiskusi.
Guru menjadi sorotan dimasyarakat, apalagi sekarang masyarakat semakin cerdas dan kritis, peningkatan kesejahteraan guru yang diimplementasikan lewat gaji guru setara dengan ABRI, lebih tinggi dari pegawai-pegawai lainnya, harus dibarengi dengan kompetensi dan etos kerja.
Karena masyarakat (orang tua dan siswa) menaruh harapan yang besar terhadap guru. Melalui gurulah cita-cita mereka bisa terwujud.  Masyarakat sangat mendambakan sosok guru yang dihormati, disegani, dicintai dan berwibawa. Mendidik dan membimbing dengan penuh kasih sayang dan dapat memberikan teladan yang baik bagi siswa.
Guru akan selalu berada dihati para siswa dengan sejuta kenangannya, manakala guru tersebut bisa menggantikan peran orangtua disekolah, yaitu mendidik dan mengayomi para siswa dengan memberikan suri  teladan yang baik.
Dan dalam rangka hari guru Nasional tahun 2012 dan HUT ke 67 PGRI pada tanggal 25 November, mudah-mudahan para guru semakin menyadari bahwa ia sebagai unsure pendidikan yang memegang peran penting dan strategis dalam pengembangan sumber daya manusia.
Oleh : Yati Nurhayati

 











0

Kamis, 10 Januari 2013

Planet Baru Layak Huni Ditemukan





Dalam Pikiran Rakyat (9/11), disebutkan bahwa tim astronomi Inggris-Jerman menemukan Planet layak huni. Planet tersebut adalah HD 40307 yang memiliki massa sedikitnya tujuh kali massa Bumi, tapi mengorbit dalam jarak yang sama dari matahari. Artinya planet tersebut menerima resapan energi matahari sama seperti yang diperoleh Bumi.
Salah satu anggota tim peneliti dari Universitas Hertfordshire, Hugh Jones, juga mengatakan bahwa Planet HD 40307 adalah planet yang kondisinya paling mendekati Bumi dalam hal zona yang bisa dihuni. "Planet ini berada di orbit yang bisa dibandingkan dengan yang ada di Bumi, sehingga meningkatkan kemungkinan planet tersebut bisa ditinggali," tambahnya.
Para astronom yang menemukan planet itu mengungkapkan temuan mereka di jurnal Astronomy & Astrophysics berdasarkan kajian data spektrograf HARPS yang dipasang pada teleskop European Southern Obersevatory di La Silla, Gurun Atacam di Chile.
Alat HARPS mampu mengambil gambar perubahan kecil dalam warna cahaya yang datang dari bintang tuan rumah saat cahaya tersebut bergoyang di bawah pengaruh daya-tarik planet yang mengorbit. Tim tersebut menggunakan teknik baru untuk menyaring sinyal yang disebabkan oleh bintang tuan rumah itu sendiri.
“Ini secara mencolok meningkatkan kepekaan kami dan memungkinkan kami mengungkapkan tiga planet baru di sekitar bintang tersebut,” kata Mikko Tuomi.

Selama ini kita mempercayai hanya diplanet bumi lah yang ada kehidupan, namun para astronom tidak percaya begitu saja, mereka selama berpuluh-puluh tahun melakukan penelitian mengenai planet layak huni ini. Pada awalnya Mars digembor-gemborkan sebagai planet layak huni setelah bumi karena letaknya yang dekat dengan bumi, namun kenyataan ada planet yang lebih mirip dengan bumi sehingga bisa dikatakan lebih layak huni.
Sebelumnya muncul juga  nama Gliese 163c. Massa planet tersebut 6,9 kali massa Bumi dan memiliki periode orbit 26 hari. Bintang katai merah yang diorbit planet ini berjarak 49 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Dorado. Dalam pengumuman hasil penelitian, para stronom menuturkan bahwa "Gliese 163c bisa berukuran 1,8 - 2,4 jari-jari Bumi, tergantung dari komposisinya, mayoritas batuan atau air."
Gliese 163c menerima cahaya dari bintangnya 40 persen lebih banyak dibandingkan Bumi. Jadi, Gliese 163c lebih panas. Sebagai perbandingan, Venus menerima cahaya Matahari 90 persen lebih banyak dari Bumi.
"Kami tak mengetahui karakteristik atmosfer Gliese 163c, tapi jika kita mengasumsikan bahwa atmosfer itu adalah scale-up dari Bumi, maka temperatur permukaannya sekitar 60 derajat Celsius," papar peneliti seperti dikutip Daily Mail, Rabu (5/9/2012).
Dengan temperatur itu, maka tak mungkin makhluk hidup kompleks seperti manusia dan hewan  `tingkat tinggi bisa hidup. Meski demikian, keberadaan mikroba yang mampu hidup di lingkungan ekstrim dimungkinkan.


Sebelumnya ditemukan pula planet yang layak huni seperti diuraikan BBC, Rabu (23/11/2011), Titan meraih skor tertinggi. Bumi memiliki indeks 1. Sementara Titan adalah 0,64, diikuti Mars (0,59), disusul Europa yang merupakan bulan Jupiter (0,47). Dua eksoplanet yang dinyatakan layak huni adalah Gliese 581 g (0,49) dan Gliese 581d (0,43).
Indeks Daya Dukung Kehidupan Planet itu dikembangkan berdasarkan beberapa kriteria. Beberapa di antaranya adalah keberadaan batuan, air, energi, material organik, dan jarak planet dari bintangnya. Titan punya potensi layak huni sebab terbukti memiliki air dan energi.
Penelitian planet layak huni belakangan ini maju pesat, salah satunya dengan sumbangan teleskop antariksa Kepler yang berhasil menemukan lebih dari 1.000 kandidat planet layak huni. Teleskop di masa depan diperkirakan bisa mendeteksi biomarker, seperti cahaya atau pigmen klorofil yang ada pada tumbuhan.
Selain menyusun pemeringkatan planet layak huni, Schulze-Makuch juga menyusun Indeks Kemiripan Bumi untuk mengetahui planet dan bulan yang kondisinya paling mirip dengan Bumi. Hasilnya juga menyatakan bahwa Mars bukanlah yang pertama.
Gliese 581g adalah planet yang paling mirip Bumi, dengan skor 0,89 sementara Gliese 581d punya skor 0,74. Mars sendiri punya skor 0,7 dan Merkurius 0,6. Indeks Kemiripan Bumi dikembangkan dengan melihat ukuran planet, densitas, dan jarak dari bintang induk.
Gliese 581g dan Gliuese 581d adalah planet yang mengorbit bintang katai merah Gliese 581. Meski layak huni dan mirip Bumi, mencapai kedua planet itu terbilang sulit karena jaraknya yang sangat jauh. Gliese 581g berjarak 198 miliar kilometer.

Pernah Di Muat Di Pikiran Rakyat
0

Rabu, 19 Desember 2012

YAYASAN PENDIDIKAN ANAK YATIM


YAYASAN PENDIDIKAN ANAK YATIM
Sekre : Jl. Bojong Koneng Rt 01 RW 04
Cangkuang Rancaekek Bandung 40394

Latar Belakang
Rosul menganjurkan  umatnya untuk mencintai dan menyantuni anak yatim. Karena beliaupun lahir dalam keadaan yatim, sehingga beliau merasakan bagaimana pedihnya hidup tanpa orang tua.
Banyaknya anak yatim yang kurang mampu dalam ekonomi mendorong kami untuk mendirikan yayasan ini. Tujuannya yaitu untuk membantu mereka dalam hal pendidikan. Walaupun sekarang pendidikan sampai 9 tahun gratis, namun pada kenyataannya mereka memerlukan alat-alat sekolah dan buku-buku untuk menunjang pendidikannya.
Kami menerapkan konsep sedekah dari para donator, yang nantinya akan kami salurkan kepada mereka yang berhak menerimanya.
Seperti yang kita ketahui bahwa sedekah banyak sekali manfaatnya. Bukan saja bagi si penerima sedekah tapi bagi mereka yang menyedekahkan hartanya juga.
Dengan sedekah bisa  mengatasi semua permasalahan  yang kita hadapi didunia ini. Seperti ingin naik jabatan, seorang pengusaha ingin naik omzetnya, ingin punya keturunan, ingin sembuh dari penyakit, ingin lulus ujian, ingin mendapatkan jodoh, ingin memiliki anak yang sholeh, ingin naik haji, dll. Sudah banyak contoh kongkrit kita temui pada kehidupan bermasyarakat. Orang yang gemar bersedekah hartanya bukan berkurang tapi terus bertambah.
Target Dan Sasaran
Target dan sasaran kami yaitu anak yatim dan miskin yang ada di sekitar wilayah Rancaekek khususnya dan wilayah Bandung  umumnya  untuk :
1.       Dibina akhlaknya dengan mengikuti  pelatihan –pelatihan yang berbasis karakter agar menjadi insan yang mandiri min 1 bulan sekali.
2.       Diberi asupan gizi yang menunjang pertumbuhan otak dan fisiknya sebagai modal untuk mencari ilmu yang akan bermanfaat di kehidupannya kelak. Min 1 kali seminggu
3.       Diberi alat-alat sekolah dan buku-buku untuk menambah semangat belajarnya. Min 1 kali dalam setahun
Demi tercapainya target diatas kami sangat berharap uluran tangan dari para dermawan.  Bukan saja dari mereka yang memiliki  harta yang berlimpah. Tapi justru sedekah yang paling afdhol yaitu ketika kita sedang sulit. Bagi mereka yang berada dalam kesempitan, mudah-mudahan dengan bersedekah Allah memudahkan rezekinya.
Penanggung Jawab  : Ohan Abdul Kohar
Ketua Yayasan           :  Yati Nurhayati, SH
Sekretaris                    :  Siti Qonaah
Bendahara                 : Rizqi Maulani
Humas                          : Aulia Akbar Syarif
Rekening Donasi
BRI 3467-01-015969-53-7 
An. Aulia  Akbar Syarif   konfirmasi lewat SMS ke  081806775779
   Donasi Bisa dikirim langsung ke Alamat diatas


0

Rabu, 10 Oktober 2012

Mengharapkan Undangan Allah Oleh : Yati Nurhayati



Setiap hari membaca kabar dari Haramain Pikiran Rakyat,  seperti ada dorongan  ingin juga bisa melaksanakan ibadah haji.  Apalagi tak kala melihat foto-foto yang akan menjadi orang pilihan sebagai tamu Allah. Walaupun ibadah haji merupakan ibadah yang memerlukan jihad harta yang tidak sedikit namun banyak kisah yang menceritakan bahwa orang yang tidak memiliki harta berlebih juga bisa menunaikan ibadah yang satu ini. Jalannya bisa dari mana saja, karena ibadah haji merupakan undangan Allah jika Allah sudah mengundang hambanya, tidak akan ada yang sulit bagi-Nya. Seperti kisah H.Didi & Hj Anih (Kisah berhaji Sang tukang Kored, PR  20/9).
Menunaikan ibadah Haji merupakan kewajiban bagi setiap muslim /yang telah mampu, namun bukan berarti  orang yang tidak mampu gugur kewajibannya. Harus tetap diusahakan untuk menunaikan rukun islam kelima ini.  Namun kenyataannya, banyak orang yang sudah mampu untuk berhaji, harta berlimpah dan usaha sedang berjalan. Belum ada keinginan untuk melaksanaakn ibadah yang satu ini, dengan berbagai alas an. Ini kembali lagi pada masalah hidayah dan undangan dari Allah. Karena setiap orang yang pergi ketanah suci pada hakikatnya memenuhi undangan dari Allah.
Apabila saat ini kita belum bisa menunaikan rukun islam kelima ini, karena keterbatasan ekonomi, jangan lah lantas menyerah,  ibadah haji kan perintah Allah, Allah pasti akan mencukupkan  asalkan ada niat dan usaha maksimal. Insya Allah ada jalan, jalan yang tidak disangka-sangka.
Kita harus terus mengharap kalau Allah akan mengundang kita, pengharapan ini tentu saja harus diiringi usaha yang gigih. Man jadda wajadda. Siapa orang yang bersungguh-sungguh pasti berhasil, berikut  tips yang berhasil saya simpulkan dari kalangan yang mampu berhaji walaupun dengan keterbatasan ekonomi.
Yang pertama Niat  ikhlas untuk berhaji, banyak orang yang ingin berhaji, namun hanya sebatas ingin, tidak dibarengi niat ikhlas mengharap ridha Allah. Berhaji bukan hanya ingin mendapat title haji, atau hanya ingin melihat ka’bah, tapi lebih dari itu berhaji menjalankan rukun islam yang kelima dengan mengharap ridha Allah.
Yang kedua, Azaam untuk meraih surga melalui ibadah haji, haji merupakan salah satu ibadah yang didalamnya bertaburan wasilah atau sarana untuk menghapus segala dosa dan meraih surga Allah. Karena itu jangan sampai tekad/ azzam kita kendur untuk melaksanakannya. Seperti sabda rasulullah SAW : “ dari umrahke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) diantara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah surga.”
Dari Anas bin Malik ra. Dari Nabi saw bersabda, “ barangsiapa yang sholat dimasjidku sebanyak 40 kali shalat, dan tidak luput satu kali shalatpun, maka Allah memastikan baginya terbebas dari api neraka,  terbebas dari siksa serta ia terhindar dari kemunafikan.” ( HR. Ahmad dan Thabrani)
Ketiga, perbanyak wawasan akan pentingnya haji. Pengetahuan seputar ibadah haji yang disebut manasik haji, sebaiknya dipelajari sejak dini, sehingga perlahan akan merasuk dan membentuk pemahaman yang kokoh dalam diri kita. Wawasan ini penting untuk menjaga keikhlasan niat dan tekad berhaji.  Termasuk membaca buku-buku dan berita-berita  mengenai ibadah haji, hal ini akan sangat membantu kita dalam pelaksanaan ibadah haji yang dilaksanakan oleh muslim dari seluruh dunia dalam waktu bersamaan.
Ke empat cari pertolongan Allah melalui ibadah maksimal. Jika Allah melihat kesungguhan kita untuk berhaji, insya  Allah kemudahan haji yang tidak disangka-sangka akan kita dapatkan. Kesungguhan ini bisa dilakukan melalui ibadah di luar haji yang nilai pahalanya tidak kalah besar. Antara lain, shalat tepat waktu, qiyamul lail, birrul walidain dan sedekah.
Dalam melaksanakan ibadah haji dituntut untuk menjaga ukhuwah dan kasih sayang kepada jutaan manusia yang beragam warna kulit dan bangsa, tidak ada salahnya dari sekarang kita menjaga akhlak dan ukhuwah terhadap sesama.
Lazimkanlah berzikir supaya Allah mengabulkan  niat kita berhaji, terutama disepuluh pertama bulan Dzulhijah ketka orang menunaikan ibadah haji, seperti sabda Rasulullah saw “ tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan didalamnya daripada sepuluh hari (dzulhijah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid.”
Ketika jamaah haji wukuf di Arafah, jangan lupa kita yang ditanah air melaksanakan puasa Arafah, karena Rasulullah saw bersabda “ berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah meleber dosa-dosa sebelum dan sesudahnya.”
Ibadah haji yang mahal belum kesampaian, cobalah lakukan jihad harta yang lebih terjangkau yaitu ibadah kurban. insyaAllah ibadah haji akan Allah antarkan untuk kita kelak. Karena berkurban menandakan ketaatan kita pada Allah. Sebagaimana ketaatan Ismail dan Ibrahim pada Allah SWT. Insya Allah ibadah-ibadah diatas Allah jadikan alas an untuk mengundang kita kerumah-Nya.
Kelima, menabung dari harta yang halal. Rahasia ibadah haji seringkali diluar batas logika manusia. Betapa banyak orang yang pergi haji karena diberangkatkan oleh perusahaannya, diongkosi oleh dermawan, menang melalui undian yang halal, dapat warisan dsb. Alah yang maha kaya bisa saja memberangkatkan kita tanpa ongkos sedikitpun. Namun demikian mengumpulkan uang untuk menuju kesana harus tetap kita lakukan. Mulailah menabung dari harta yang halal. Jangan melihat nominal. Walau hanya 100 ribu perbulan, suatu saat yang tidak disangka-sangka pasti dicukupkan oleh Allah untuk berangkat haji. Menabung untuk pergi haji adalah bukti kongkrit kesungguhan kita menemui Allah di Rumah-Nya.
Yang keenam adalah berdoa di waktu dan tempat mustajab. Jika ingin menunaikan ibadah haji, jangan sia-siakan meminta diwaktu mustajabnya doa, yaitu ketika berpuasa, musafir, ketika dizalimi, selepas azan, antara iqomah dan shalat, antara dua khutbah jumat, waktu sahur, sepertiga malam dan waktu hujan. Juga dihari diijabahnya doa, di malam dan hari jumat, hari arafah, malam dan hari raya, malam lailatul Qodar, malam nisfu sya’ban dan awal rajab. Dan jangan lupa apabila ada tetangga atau keluarga yang mau pergi haji, minta didoakan di 15 tampat mustajab di Makah seperti sabda Rasulullah “ tidak ada tempat diatas bumi ini lima belas tempat yang mustajab untuk berdoa kecuali hanya di mekkah. ( didalam Ka’bah, Hajar Aswad, Rukun Yamani, dibawah talang mas (mizab), Hijir Ismail, Multazam, dibelakang makam Ibrahim, sumur zamzam, Masy’aril Harom, diatas bukit sofa, diatas bukit Marwah, ditempat wukuf Arafah, ketika Jumrah Uqobah, ketika Jumroh wustho, dan ketiak jumroh ula).
Semoga keenam upaya diatas bisa mengantarkan kita pada haji Mabrur.
 Penulis, Penulis lepas
Untuk motivasi pribadi dan bagi mereka yang rindu bertemu Allah di rumah-Nya.

Dimuat Di HU Pikiran Rakyat Oktober 2012
 

0